Selasa, 04 Mei 2010

Pijat Turun Perut / Keseleo di Batam Hp 0812 77111 897 Ibu APRIL ( KHUSUS WANITA , ANAK-ANAK & BAYI )

Pijat Turun Perut / Keseleo di Batam Hp 0812 77111 897 Ibu APRIL ( KHUSUS WANITA , ANAK-ANAK & BAYI )





Hp 0812 77111 897 Ibu APRIL ( KHUSUS WANITA , ANAK-ANAK & BAYI ) PIJAT TRADISIONAL / PIJAT KELUARGA DI BATAM

Perumahan Taman Cipta Asri Tahap 2 Blok Herba No.07- Batam

InsyaAllah Bisa Membantu Menyembuhkan Berbagai Keluhan / Penyakit Dengan Therapy Pijat, Antara Lain:

1. Capek-Capek / Kelelahan / Penat
2. Terkilir / Kesleo
3. Migren
4. Masuk Angin
5. Turun Peranakan
6. Susah Punya Keturunan
7. Pijat Ibu Hamil
8. Perawatan Sebelum & Pasca Bersalin, dll.

Created & Supported by

Mr MOMON

http://momoncomputer.blogspot.com/

Pijat nifas, Pijat Batam, Massage Batam, Spa Batam, Lulur Batam, Pijat Bayi Batam, Baby Massage Batam, Pijat Anak Batam, Kids Massage Batam, Pijat Ibu Hamil, Pregnant Woman Massage, Turun Peranakan, Turun Bero, Masuk Angin, Capek, Lelah, Penat, Migren, Migrain, Susah Punya Keturunan, Susah Hamil, Pijat Sebelum Melahirkan, Pijat Setelah Melahirkan, terkilir, keseleo, kesleo, salah urat, pijat bersalin, birth massage, bunting, hamil, wanita, perempuan, girl, woman, kids, child, children, bayi, baby, children, kanak-kanak, infant,

++++++ <<<<<<< >>>>>> <<<<<<< >>>>>> ++++++

SEHAT DENGAN TERAPI PIJAT

Anda pasti sudah sering mendengar terapi pijat. Atau, Anda sendiri mungkin telah mencobanya, baik memijat diri sendiri ataupun dengan bantuan terapis. Pijat telah lama diyakini bermanfaat bagi kesehatan. Anda bisa menikmati manfaat pijat mulai dari meredakan stres hingga mempercepat waktu pemulihan setelah sakit.

Dengan kehidupan serba sibuk dan tekanan yang harus dihadapi setiap harinya, tentunya Anda perlu cara untuk meredakan stres. Terapi pijat bisa menjadi pilihan Anda.

Berdasarkan studi ilimiah, seperti yang dikutip oleh massageenvy.com, terapi pijat bisa meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, mengurangi tingkat stres, dan mempersingkat jangka waktu dirawat akibat penyakit tertentu termasuk: • Alergi
• Depresi dan cemas
• Arthritis
• Sindrom Carpal Tunnel
• Asma dan bronkitis
• Masalah pernapasan
• Insomnia
• Cedera saat olahraga
• Fibromyalgia dan kelelahan kronis

Masih ada banyak lagi manfaat terapi pijat. Berikut adalah beberapa manfaat pijat secara umum:

Meredakan stres

Manajemen stres merupakan kunci utama untuk menjalankan gaya hidup sehat. Dan terapi pijat telah terbukti sebagai salah satu cara paling efektif untuk meredakan stres. Studi-studi telah menemukan, terapi pijat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini sekaligus juga akan meredakan stres. Pijat juga bisa meningkatkan energi, mengurangi rasa sakit, serta meningkatkan performa fisik dan mental.

Stres reda juga akan membawa manfaat lain seperti: • Menurunkan detak jantung
• Menurunkan tekanan darah
• Merilekskan otot-otot
• Meningkatkan kadar hormon endorphin, hormon yang membuat pikiran tenang dan nyaman

Relaksasi

Segala kesibukan kita bisa menegangkan fisik dan mental. Karena itu, membiarkan tubuh tenang dan rileks menjadi kebutuhan yang sangat penting. Terapi pijat, bisa membantu kita untuk rileks. Pijat bisa membuat mental kita tenang, serta mendorong lahirnya pikiran-pikiran kreatif.

Selain itu, melalui pijat, kita juga akan lebih menyadari tingkat stres kita sehari-hari. Kenyamanan ini membuat kita sadar bagaimana rasa rileks yang sebenarnya. Dengan begitu, kita akan selalu berusaha menenangkan diri sebelum mengalami stres kronis.

Dengan rileks, Anda akan memperleh manfaat lain seperti:
• Perbaikan kondisi mental
• Lebih bisa mengatasi tekanan
• Sikap yang lebih positif
• Mendorong kreativitas


Memperlancar fungsi sirkulasi

Dalam jangka panjang, terapi pijat berfungsi untuk memperlancar aliran darah. Tekanan pijat bisa menggerakkan darah melalui area yang tersumbat. Pelepasan ini membuat darah baru mengalir ke dalam. Tekanan dan tarikan pada saat memijat juga bisa melepaskan asam laktat dai otot-otot dan meningkatkan aliran cairan limfe yang membawa sampah-sampah sisa metabolime dari otot-otot dan organ dalam. Hasilnya, tekanan darah akan turun dan fungsi tubuh semakin membaik.

Sirkulasi yang lancar akan:
• memperlancar aliran darah
• memindahkan sampah metabolisme dari otot dan organ dalam
• Menurunkan tekanan darah
• Meningkatkan fungsi tubuh

Menurunkan tekanan darah

Salah satu cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan terapi pijat. Sejumlah studi telah menunjukkan kalau terapi pijat yang dilakukan secara teratur bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, menurunkan kadar hormon stres cortisol, menurunkan sumber-sumber depresi dan kecemasan.

Keuntungan tekanan darah rendah:
• Tingkat depresi dan kecemasan lebih rendah
• Hormon stres akan terkontrol
• Menurunkan risiko serangan jantung, gagal ginjal atau stroke

Menghilangkan rasa sakit

Anda ingin menghilangkan rasa sakit dengan cara alami? Terapi pijat merupakan jawabannya. Anda tidak perlu menggunkan obat-obatan pereda rasa sakit. Pijat bisa menyegarkan dan meremajakan pikiran. Selain itu, juga memperbaiki persendian dan meningkatkan aliran darah dan nutrisi ke otot-otot dan jaringan lainnya.

Pijat bisa mengatasi migrain dan sakit kepala akibat ketegangan dengan dua cara. Pertama, pijat membantu tubuh mempertahankan relaksasi dalam tahap yang optimal dan menurunkan stres. Cara ini bisa mengurangi frekuensi serangan migrain dan meredakan ketegangan. Kedua, pijat juga bisa meredakan tekanan selama mengalami migrain. Anda bisa mengurangi rasa sakit dengan melakukan pijatan di daerah leher, kepala, dan bahu.

Mempercepat pemulihan setelah sakit

Pemulihan setelah mengalami cedera bisa menjadi masa-masa yang melelahkan. Terapi pijat bisa berperan penting sebagai suplemen terhadap pengobatan standar. Dengan meningkatkan sirkulasi dan merilekskan otot-otot, pijat membantu tubuh memompa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke jaringan dan organ-organ vital. Hal ini akan membuat area yang cidera lebih fleksibel dan mempercepat proses pemulihan.

Sumber: http:// www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/?ar_id=MTAxMQ==







Pijat Ideal Mulai Hamil Lima Bulan

SAAT hamil, sebaiknya seorang ibu rutin melakukan pijat. Hal itu disampaikan trainer pijat dari USA Pregnancy Massage Expert asal Amerika Serikat Leslie Stader saat menjadi pembicara talk show di Mom n Jo, Surabaya, Senin (10/3).

“Memang saat memijat, ada cara-cara khusus dengan memperhatikan kondisi kehamilan ibu. Pijat yang diberikan bukan berupa tekanan keras, tapi tekanan lembut yang mampu mengurangi stres dan memperbaiki postur tubuh,” katanya.

Bagian tubuh yang perlu dipijat untuk ibu hamil bukanlah perut. Melainkan kaki dan tangan. Itu dilakukan untuk memberikan efek relaksasi. “Sekaligus menghindari cedera,” jelasnya.

Usia ideal kandungan yang boleh dipijat, kata Leslie, sebaiknya mulai lima bulan. Pada usia itu, janin sudah lebih kuat. “Namun, jika dipijat terasa adanya kontraksi, segera hentikan!" ujarnya mewanti-wanti.

Perempuan yang khusus datang dari Negeri Paman Sam untuk menjadi pembicara di beberapa tempat tersebut juga mengingatkan, sebaiknya pilih terapis yang benar-benar berpengalaman. Jangan pernah memercayakan keselamatan ibu dan anak yang dikandung kepada orang yang tidak jelas latar belakangnya. "Karena ini masalah nyawa dan keselamatan. Salah memijat, akibatnya bisa fatal dan mencederai janin," katanya. Tak hanya Leslie, dalam acara yang dikemas santai itu, artis dan presenter Desy Novianti turut menjadi pembicara. Dia berbagi cerita tentang kebiasaannya pijat saat hamil.

“Ternyata pijat itu mampu membuat saya mengalami masa kontraksi yang tidak terlalu lama dan menyakitkan. Anak saya pun lahir dan tumbuh lebih semangat serta tidak sering rewel,” ungkap Desy.

Dunia pijat memang tidak lagi didominasi orang dewasa saja. Anak-anak, bahkan bayi pun, sudah ketagihan dipijat. Tak heran, pusat spa khusus bayi mulai menjamur di kota besar seperti Surabaya. Treatment yang ditawarkan beragam. Mulai sekadar pijat, berenang, hingga gym. Program baby gym dengan nama jump start baby itu memberi manfaat besar dalam tumbuh kembang bayi sejak usia dini. Yaitu, menguatkan otot-otot bayi dan mempersiapkan mereka dalam tahap perkembangannya.

Ada empat teknik yang dilakukan dalam jump start baby. Yaitu, massage ringan, ketukan neurogis, stretching, dan exercise.

“Mulai usia dua bulan, dia saya bawa pijat. Hasilnya memang maksimal. Hingga kini jarang sakit dan geraknya pun lebih lincah daripada anak seusianya,” kata Prita Adinda yang kemarin mengajak buah hatinya, Alana Callia, untuk pijat.(nji/c7/nw)

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2014/03/11/221217/Pijat-Ideal-Mulai-Hamil-Lima-Bulan



Ini Dia, Panduan Pijat untuk Ibu Hamil

KOMPAS.com - Meski Mama boleh menikmati spa dan pijat, ada beberapa rambu yang perlu diperhatikan. Berikut rambu-rambu tersebut:

1. PIJAT

Berbagai perubahan fisik yang dialami ibu hamil berimbas pada ketidaknyamanan, termasuk pegal-pegal. Pijatan ringan bisa dijadikan solusi. Selain meredakan kekakuan otot, pijat juga bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, sehingga tercipta relaksasi urat dan saraf. Kondisi ini pun dapat membuat ibu lebih nyaman, sehingga dapat terhindar dari stress yang berkelanjutan.

Umumnya, bagian tubuh ibu hamil yang boleh dipijat dan tidak berisiko adalah betis, tangan, punggung, dan leher. Namun , sebaiknya sebelum pijat berkonsultasilah ke dokter mengenai rambu-rambu khusus untuk ibu, mengingat kondisi kehamilan setiap ibu boleh jadi berbeda.

Panduan memijat untuk ibu hamil:

1. Jangan pijat di daerah perut, pinggang, pinggul, karena tiga bagian ini rentan berkontak langsung dengan janin dan bisa memicu kontraksi.

2. Tidak dianjurkan pijat refleksi, karena dapat mengundang kontraksi.

3. Jika pijatan dirasa menimbulkan kontraksi, apa pun metode dan cara memijatnya, segera hentikan.

4. Pijat sebaiknya dilakukan di usia kehamilan 5 bulan ke atas, karena kondisi janin sudah jauh lebih kuat.

5. Pijat dilakukan dalam posisi ibu telentang atau duduk dan pastikan kandungan tidak bermasalah.

6. Pastikan ibu mendapatkan jasa pijat oleh terapis/orang yang mengerti, terlatih, dan berpengalaman dalam memijat ibu hamil.

2. SPA

Banyak manfaat Spa, di antaranya, mengurangi stress, menghilangkan kekakuan otot dan kram kaki, mengurangi bengkak di kaki, memperlancar peredaran darah, memperbaiki postur tubuh, serta mencegah munculnya stretchmark. Jika psikis ibu sehat, maka ia pun akan melahirkan anak yang ceria, tidak mudah rewel, emosi mudah terkontrol, dan lainnya.

RAMBU-RAMBU:

1. Usia kandungan ibu harus di atas tiga bulan, atau lebih aman bila usia kandungan sudah menginjak trimester dua ketika kondisi kehamilan sudah kuat.

2. Lakukan Spa dengan posisi miring atau telentang, tidak boleh telungkup seperti pada Spa biasa.

3. Pastikan tekanan tangan pada saat membaluri dan me-massage tubuh harus tepat, tidak boleh terlalu kencang.

4. Hindari berendam di bathtub, ganti dengan shower. Mandi uap atau body steam juga sebaiknya ditunda dulu karena dikhawatirkan ibu mengalami kontraksi. Sebagai gantinya, ibu dapat menjalanibody compress, yaitu mengenakan handuk yang sebelumnya direndam dalam air panas.

5. Jika ingin memijat telapak kaki, pijatan diarahkan dari daerah tengah telapak sampai ke depan, mengingat titik refleksi ke bagian perut ada di daerah telapak kaki dari tengah ke tumit.

6. Pilih tempat SPA yang memang menyediakan pelayanan untuk ibu hamil. Pastikan pula terapisnya benar-benar terampil, yaitu sudah mendapat pelatihan dari dokter kandungan atau sudah besertifikatAmerican Pregnancy Massage Association (APMA). Pemegang sertifikat APMA biasanya akan menggunakan pelumas massage yang aman dan bermanfaat seperti minyak grape seed (minyak biji anggur), yang bermanfaat menjaga elastisitas kulit untuk mencegah stretch mark setelah melahirkan. Minyak ini pun memiliki kelembapan tinggi dan bisa bertindak sebagai antiseptik, juga rendah alergi. Bahan lain yang bisa digunakan seperti biji avokad, beras ketan, hingga losion.

Sumber: http://female.kompas.com/read/2013/12/08/1625341/Ini.Dia.Panduan.Pijat.untuk.Ibu.Hamil.



Pijat Perut Ibu Hamil, Bermanfaatkah?

Relaksasi merupakan salah satu hal yang dibutuhkan oleh semua orang untuk membuat pikiran dan tubuh menjadi segar kembali. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk relaksasi, salah satunya adalah dengan dipijat. Saat ini, mommy mungkin sering mendengar tentang pijat perut untuk mommy yang sedang hamil. Pertanyaannya adalah apakah cara ini memang diperlukan dan apa manfaat yang bisa didapat dari pijat perut ini?

Banyak Manfaat

Sebenarnya pijat perut ibu hamil mempunyai banyak manfaat yang bisa didapat. Pertama adalah membetulkan letak bayi yang tidak benar yang salah satu penyebabnya gerakan bayi selama dalam kandungan. Banyak kasus proses persalinan berjalan dengan sangat sulit bahkan berbahaya karena posisi bayi yang tidak normal. Proses pemijatan pada bagian perut dapat memecahkan masalah ini.

Selain itu, pijat perut juga berfungsi untuk melancarkan peredaran darah yang menuju perut. Hal ini sangat diperlukan karena otot-otot bagian perut dan pinggang adalah otot-otot yang diperlukan untuk menopang janin dan membawa janin saat Mommy yang sedang hamil bepergian.

Dengan melakukan pemijatan, maka, otot-otot ini dapat direlaksasi dan menghilangkan kelelahan pada otot yang dapat mengakibatkan cedera.

Pemijatan pada perut Mommy yang sedang hamil juga berguna untuk kesehatan kulit. Karena kulit tertarik dan meregang seiring pertumbuhan janin didalam perut Mommy, maka, pemijatan dapat sekali lagi merilekskan bagian perut tersebut. Sehingga, kulit dapat kembali lentur yang juga akan dapat mencegah terjadinya bekas selulit saat selesai persalinan.

Perlu Diperhatikan

Memang pijat perut untuk Mommy yang sedang hamil mempunyai banyak manfaat, akan tetapi, banyak dokter yang tidak menyarankan, bahkan melarang proses ini. Dikhawatirkan bila dilakukan pemijatan pada area perut yang membesar akibat kehamilan bisa mempengaruhi janin yang berada didalamnya. Mulai dari kecacatan pada bentuk fisik bayi sampai akibat paling berbahaya adalah kematian pada bayi. Oleh karena itu, sebelum Mommy yang sedang hamil melakukan pemijatan perut, sebaiknya konsultasi kehamilan pada dokter kandungan dan juga mencari profesional yang benar-benar terlatih dan berpengalaman dalam bidang ini agar meminimalisir risiko.

Selain itu, usia kehamilan Mommy juga sangat penting. Sekali lagi agar tidak meng hadapi masalah saat dilakukan pemijatan perut, maka usia kehamilan yang tepat adalah 5 bulan atau lebih. Pada saat itu, janin sudah kuat.

Bila terjadi kontraksi atau ruam pada kulit, proses pemijatan ini juga seharusnya dihentikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pada dasarnya, pijat perut tidak harus dilakukan.

Memang ada beberapa manfaat, akan tetapi bila mommy khawatir maka lebih baik mencari lebih banyak informasi kehamilan untuk berbagai banyak cara lainnya yang lebih aman dan mungkin memberikan manfaat yang sama atau lebih dari yang bisa kita didapat dari pijat perut mommy yang sedang hamil.

Sumber : http://prenagen.com/pijat-perut-ibu-hamil-bermanfaatkah



Bolehkah Pijat Setelah Melahirkan?

REPUBLIKA.CO.ID, Pemijatan tubuh setelah melahirkan dipercaya mampu mengembalikan kebugaran sang ibu, karena ketegangan otot-otot saat proses melahirkan diyakini bisa hilang dengan melakukan pijat dengan metode yang benar.

"Pijat setelah melahirkan normal itu tidak masalah. Yang penting, pemijatnya mengerti, bagian mana saja yang boleh dan tidak boleh dipijat," kata pemilik klinik kesehatan de Health Solutions dokter Herti Eliza Silalahi di Jakarta, Kamis (31/7).

Herti mengatakan, sang ibu juga perlu memperhatikan kondisi tubuhnya sendiri, apakah tidak ada masalah ketika akan dilakukan pijatan, serta mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan pijat. Menurut Herti, untuk bagian tubuh tangan, kaki dan kepala, proses pengurutan bisa dilakukan sesaat setelah melahirkan, dengan memperhatikan tekanan pada pijatan tersebut.

Sementara itu, lanjut Herti, pijatan pada bagian perut baru boleh dilakukan setelah 40 hari pasca-melahirkan, karena rahim sudah kembali ke kondisi normal.

"Kalau terapis profesional pasti tahu bagian mana saja yang perlu dipijat pasca-melahirkan, karena mereka mendapatkan pelatihan," kata Herti.

Namun, Herti menganjurkan, untuk ibu yang melahirkan melalui operasi atau Sectio Caesar, sebaiknya pemijatan pada bagian perut dilakukan setelah luka jahitan sudah kering, atau sekitar 3-6 bulan pasca-melahirkan.

"Kalau melahirkan melalui operasi itukan prosesnya tidak normal, sehingga waktu penyembuhannya lebih lama dibandingkan proses melahirkan secara normal," ujar Herti.

Sumber: http://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/15/07/31/nscdt5328-bolehkah-pijat-setelah-melahirkan





5 Tips Terapi Pijat bagi Ibu Hamil

Rasa pegal, otot kaku dan sakit punggung pasti sering Ibu rasakan saat hamil. Untuk mengurangi keluhan tersebut, terapi pijat bisa menjadi solusinya. Metode ini diyakini dapat menghilangkan lelah, mengurangi stres dan menyegarkan tubuh. Selain itu, melakukan terapi secara teratur juga bermanfaat mengurangi gejala-gejala depresi, takut dan gelisah saat mendekati waktu melahirkan.

Meskipun kegiatan ini terasa menyenangkan dan menenangkan, melakukan terapi pijat tidak boleh sembarangan, Bu. Ada beberapa hal penting yang harus Ibu perhatikan sebelum melakukan metode ini, berikut penjelasannya:

1. Pastikan kehamilan Ibu tidak bermasalah

Pastikan Ibu tidak mengalami gangguan pada kehamilan. Sebelum melakukan pemijatan, ada baiknya berkonsultasi dahulu dengan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi kandungan Ibu aman untuk dipijat.

2. Bagian tubuh yang tidak boleh dipijat

Pijat biasanya dilakukan karena indikasi-indikasi seperti pegal, otot kaku dan sakit punggung. Oleh sebab itu, hanya tangan, kaki serta leher saja yang aman untuk dipijat. Pemijatan di bagian perut, pinggang, pinggul dan punggung bagian bawah harus dihindari agar tidak mengganggu kandungan.

3. Pilih terapis profesional

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kontraksi rahim dini, sebaiknya Ibu memilih terapis yang profesional. Cari info terlebih dahulu untuk mendapatkan terapis profesional yang sudah berpengalaman. Ia akan mengerti secara spesifik mengenai pemijatan terhadap ibu hamil.

4. Sesuaikan dengan Usia Kandungan

Pemijatan ibu hamil sebenarnya dapat dilakukan mulai dari trimester pertama hingga terakhir. Namun dianjurkan untuk melakukannya setelah kehamilan diatas 3 bulan. Hal ini untuk menghindari keguguran, karena saat trimester pertama kandungan Ibu masih cukup rentan. Maka dari itu, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan harus rajin dilakukan.

5. Posisi pemijatan

Pastikan Ibu mendapatkan posisi yang nyaman, seperti berbaring dengan sedikit bersandar. Hal tersebut bisa membuat nyaman Ibu dan janin.

Semoga tips di atas dapat menjadi panduan Ibu ketika melakukan terapi pijat. Selamat mencoba, Bu!

Sumber: https://www.rumahnutrisinestle.co.id/5-tips-terapi-pijat-bagi-ibu-hamil



Created & Supported by

Mr MOMON

http://momoncomputer.blogspot.com/


Pijat nifas, Pijat Batam, Massage Batam, Spa Batam, Lulur Batam, Pijat Bayi Batam, Baby Massage Batam, Pijat Anak Batam, Kids Massage Batam, Pijat Ibu Hamil, Pregnant Woman Massage, Turun Peranakan, Turun Bero, Masuk Angin, Capek, Lelah, Penat, Migren, Migrain, Susah Punya Keturunan, Susah Hamil, Pijat Sebelum Melahirkan, Pijat Setelah Melahirkan, terkilir, keseleo, kesleo, salah urat, pijat bersalin, birth massage, bunting, hamil, wanita, perempuan, girl, woman, kids, child, children, bayi, baby, children, kanak-kanak, infant, tante, nenek, pijat refleksi, batam, barelang, kepri, kepulauan riau, Indonesia, trans barelang, Nagoya, jodoh, cewek, reflexology, muka kuning, batu ampar, sekupang, batu merah, nongsa, batu besar, batu aji, emak, mama, nini, oma, gadis, peredaran darah, segar, bugar, sehat, batam massage, batam pijat, pegal-pegal, kecapekan, kelelahan, pijat urat, pijat tradisional, traditional massage, punggung, pinggang, sungsang, nyungsang, lungkrah, cespleng, pegal, pegel, kesel, terapi, therapy, stroke, bunda, ibunda, rewel, susah makan, mom, mother, emak, mamak, mama, kiyer-kiyer, ngantuk, ngidam, nyidam, sakit kepala, simbah, kendor, kepenatan, ayu, otot, kencang, kembang, bunga, lotion,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar